Pasca IPO, Cipta Selera Murni (CSMI) Akan Buk

29 Juni

Pada pembukaan perdagangan peratamanya CSMI langsung bergerak naik sebesar 26,5 persen ke level Rp264 per saham dari harga CSMI yang ditawarkan senilai Rp196 per saham langsung mentok di posisi Rp264 dengan volume transaksi sebanyak 53.220 lot. Sehingga, pada perdagangan hari ini nilai transaksi emiten ke-22 yang tercatat di BEI selama 2019 tersebut mencapai Rp1,4 miliar.

Menurut Direktur Utama CSMI, Arriola Arthur Raphael, Rencanannya dana hasil IPO senilai Rp36 miliar tersebut, sebesar 70 persen akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja CSMI dengan memperluas jaringan usaha khususnya di beberapa kota di Pulau Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Sedangkan, sisanya akan digunakan untuk modal kerja CSMI, terutama untuk pembayaran kepada pemasok, fanchisor dan keperluan gerai-gerai yang telah beroperasi.

Ditambahkan CSMI akan mengembangan bisnisnya yakni menjual ayam goreng khas Texas Chicken khususnya di beberapa kota yang memiliki potensi besar terutama diluar pulau jawa yakni Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

“Pertumbuhan gerai ini akan di dukung dengan standar internasional yang telah di terapkan dari kebijakan Master Franchisor, Cajun Global LLC,” kata Direktur Utama PT Cipta Selera Murni Tbk, Arriola Arthur Raphael, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4).

Arthur menyebutkan, sejak pembukaan gerai pertama di Jakarta pada 1984, saat ini CSMI telah mengembangkan jaringan gerai Texas Chicken di berbagai wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. “Perseroan akan mengembangan ayam goreng khas Texas Chicken di beberapa kota yang berpotensi besar. Pertumbuhan gerai didukung standar internasional yang diterapkan pada kebijakan Master Franchisor, Cajun Global LLC.

Untuk mendukung ekspansinya tersebut, kata Arriola, PT Cipta Selera Murni Tbk telah melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 April 2020. Perseroan akan melepas sejumlah 184.061.500 saham atau 22,55 % dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, dengan harga Rp 196 per saham.

Arthur menambahkan bahwa perseroan melaksanakan penawaran umum perdana saham pada 2-3 April 2020 dan mendapatkan minat positif dari para investor, sehingga seluruh saham yang ditawarkan bisa terserap. “IPO ini adalah strategi untuk meningkatkan kinerja perseroan dengan memperluas dan memperkuat jaringan gerai Texas Chicken,” katanya di Jakarta.

 

 

Artikel ini telah dimuat pada portal berita berikut ini 


KEMBALI
Loading...